The Wedding Of
Hiro & Nadia
WE INVITE YOU TO CELEBRATE OUR WEDDING
WE INVITE YOU TO CELEBRATE OUR WEDDING
Salam Sejahtera
Tuhan menjadikan segala sesuatu indah
pada waktu-Nya.
Atas kasih karunia-Nya,
Tuhan telah mempertemukan dan mempersatukan
putra-putri kami dalam ikatan pernikahan kudus.
The Wedding Of
H & N
Hiro & Nadia
31 | JANUARI | 2026
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih,
sebagai pengikat yang mempersatukan
dan menyempurnakan.
Hendaklah damai sejahtera Kristus
memerintah dalam hatimu,
karena untuk itulah kamu telah dipanggil
menjadi satu tubuh.
Dan Dersyukurlah.
( Kolose 3:14 -15 )
Hironimus Aditya Widi Nugroho, S.T.
Putra dari
Bapak Johanes Wagisa, B.A.
& Ibu Adriana Didik Anjaswati Moelyono, S.Pd.
Nadia Friscilla Hutauruk, S.T.
Putri dari
Bapak Ir. Arnold Hutauruk
& Ibu Yoan Yulianti Silalahi
Resepsi Nasional
|
senin, 02 Februari 2026
Pukul : 10.00 WIB - Selesai
Alamat :
Perkebunan Pernantian
(PT UMADA)
( Rumah GM PT.UMADA )
The Beginning
Pandangan Pertama kami tidak ada menyatakan ketertarikan.
#so sad
Bukan pandangan pertama yang menentukan segalanya,
tapi pandangan terakhir yang meyakinkan kita
untuk berhenti mencari dan Cerita kami akan berujung ke pelaminan.
#Percayalah Karya Tuhan selalu penuh dengan kejutan.
|
Becoming One
Di awal tahun yang baru 2025, kita mengunci janji,
Bukan karena mata yang terpikat pada pandangan pertama,
Tapi karena hati yang luluh pada karakter yang nyata.
Cinta sejati tidak mencari kesamaan, begitu pun kita;
menyatu bukan karena kita serupa, tapi karena
kita saling melengkapi dalam iman dan rasa.
|
The Sacred Promises
Pada 8 Agustus, Di bawah naungan iman Katolik, kita mempersiapkan diri untuk sebuah sakramen yang suci.
Pada 20 Oktober, Kota Blitar menjadi saksi bisu saat janji mulai terikat dalam pertunangan, meyakini bahwa langkah ini adalah awal dari selamanya.
Pada 12 Desember, Hiro melangkah dalam upacara Mangain. Ia tak hanya diterima sebagai pasangan, tapi diangkat secara adat menjadi bagian dari darah dan silsilah yang baru.
Pada 13 Desember, riuh rendah upacara Adat Batak Sinamot menggema.
Bahwa sejauh apa pun perbedaan suku dan cara kita berdoa, cinta akan selalu menemukan jalan pulangnya ke rumah yang sama.
|
Our Forever Begins
Dari altar yang tenang hingga riuhnya gong adat,
Kami dengan mantap melangkah untuk saling menerimakan Sakramen.
Janji suci terpatri, Disaksikan Dia, Sang Pemilik Abadi.
Tak ada lagi suku, tak ada lagi sekat,
Hanya ada kasih yang teramat sangat.
Berikan ucapan terbaik
untuk kedua mempelai
Mohon tidak menggunakan simbol atau emoticon apapun, Agar tetap terbaca di website. terimakasih
































